|
“ISLAM”, adalah sebuah nama yang diberikan oleh Allah kepada agama ini (Quran 5:4), kata Islam berasal dari kosakata Arab yang secara harfiah berarti ketaatan dan damai. ISLAM berasal dari akar kata "SALIMA": damai, kesucian, ketundukan dan ketaatan. Jadi 'Islam' itu berarti jalan orang-orang yang taat kepada Allah dan yang membuat perdamaian dengan Allah dan makhluk-Nya. Yang disebut Muslim.
islam bukanlah sebuah agama baru. Pesan islam pada dasarnya adalah pesan yang sama dengan pesan dan bimbingan Allah yang telah diturunkan kepada semua nabi sebelum Nabi Muhammad shollallahu ‘alihi wa sallam.
|
|
|
Thursday, 29 October 2009 14:45 |
|
Empat Sifat-sifat Utama Allah dalam Surah Alfatihah Dalam Surat Al-Fatihah, Allah yang Maha Perkasa mengemukakan empat dari sifat-sifat-Nya yaitu Rabbul Alamiin, Rahman, Rahim dan Maliki Yaumiddin. Urutan daripada penyampaian sifat-sifat itu merupakan urutan alamiah perwujudannya. Rahmat Ilahi di manifestasikan di dunia dalam empat bentuk. Yang pertama adalah rahmat yang berlaku sangat umum. Ini adalah sifat yang merupakan rahmat mutlak yang melingkupi semua hal di langit dan di bumi tanpa membedakan mahluk hidup dengan benda mati. Perwujudan segala hal dari keadaan ketiadaan yang kemudian berkembang menuju kesempurnaannya adalah berkat dari rahmat ini. Tidak ada yang berada di luar ruang lingkup rahmat ini. Semua jasmani dan ruhani dimanifestasikan oleh dan melalui rahmat ini dan semuanya berkembang atau dikembangkan melalui rahmat tersebut. Rahmat ini adalah inti kehidupan dari alam semesta. Jika rahmat ini dihentikan sesaat saja maka alam semesta ini akan berakhir, dan jika bukan karena rahmat ini maka tidak akan ada penciptaan.
|
|
Last Updated on Friday, 30 October 2009 09:01 |
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 06 December 2009 21:41 |
|
1-islam.net - Kebanyakan dari umat Kristiani karena tidak memahami realitas Maghfirah, biasanya membayangkan seseorang yang sedang mencari Maghfirah sebagai orang yang fasik dan berdosa. Jika direnungi secara mendalam pengertian daripada Maghfirah akan jelas bahwa justru seseorang yang tidak mencari Maghfirah dari Allah yang Maha Kuasa adalah seorang yang fasik dan kotor. Karena setiap kesucian yang murni merupakan anugerah daripada-Nya dan hanya Dia saja yang bisa membentengi seseorang dari badai nafsunya maka sewajarnyalah bagi para hamba-Nya yang muttaqi untuk selalu mencari Maghfirah dari sang Maha Penjaga dan Maha Pelindung.
|
|
Last Updated on Wednesday, 30 December 2009 17:34 |
|
|
Thursday, 12 November 2009 13:47 |
|
Sebutan Khataman Nabiyin yang dikenakan kepada Rasulullah saw mengharuskan bahwa Kitab yang diwahyukan kepada beliau adalah juga kitab yang paling sempurna dibanding semua kitab-kitab samawi lainnya serta merangkum keseluruhan keluhuran ajaran ruhani. Ketentuannya adalah sebagaimana tingkat derajat kekuatan ruhani dan kesempurnaan batin dari sosok yang menerima wahyu Allah, begitu pulalah derajat kekuatan dan keagungan dari firman bersangkutan. Mengingat kekuatan ruhani dan kesempurnaan batin Rasulullah saw adalah dari tingkat yang paling luhur, yang tidak akan mungkin disamai atau dilampaui oleh orang lain, demikian jugalah derajat Kitab Suci Alquran yang keluhurannya tidak akan bisa dicapai oleh Kitab-kitab samawi terdahulu. Kemampuan dan kekuatan ruhani Rasulullah saw adalah yang tertinggi dari semuanya, dimana semua bentuk kesempurnaan telah mencapai puncaknya dalam diri beliau. Karena itu Kitab Suci Alquran yang diwahyukan kepada beliau adalah juga Kitab yang sempurna dimana keluhuran daripada mukjizat firman mencapai titik tertinggi di dalamnya. |
|
Last Updated on Saturday, 14 November 2009 10:54 |
|
Friday, 11 December 2009 09:45 |
|
Keyword: toleransi islam, toleransi menurut islam, artikel tentang toleransi, sikap toleransi dalam islam, kaidah toleransi, Rasulullah dan toleransi, toleransi dalam hal agama.  Doktrin modern sering mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan manusia adalah sesuai dengan kehendak Tuhan dan tidak bertentangan dengan prinsip kesatuan eksistensial, karena masyarakat yang berbeda-beda itu, disebabkan oleh kebutuhan yang wajar untuk saling bersandar, menemukan diri mereka dalam suatu kesatuan yang homogen pada tingkat universal. islam secara kolektif dan seorang mukmin secara pribadi – harus bertindak semacam itu, tiak hanya bersikap toleran tetapi juga bersikap hormat terhadap bermacam-macam bangsa, seperti yang tertera dalam Alquran “Katakanlah: Hai orang-orang yang tidak percaya…bagi kamu agama kamu, bagiku agamaku.” Hanya Tuhan yang akan menghukum kekufuran. |
|
Last Updated on Monday, 08 February 2010 12:11 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
|
Page 1 of 6 |