|
Ketika Allah di Hak Patenkan |
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 03 February 2010 22:32 |
|
Laiq Ahmed Atif * Beberapa hari yang lalu, pengadilan Malaysia mengizinkan Katolik Roma menggunakan kata Allah sebagai terjemahan untuk kata Tuhan (God). Banyak umat islam malaysia marah akan keputusan ini, dengan mengklaim bahwa Allah adalah istilah islam yang hanya mereka yang berhak menggunakannya. Semenjak keputusan pengadilan tersebut banyak komentar-komentar yang bernada kebencian dan intoleransi dan secara luas mengancam orang-orang Kristen. Dan ancaman itu mengambil bentuk kekerasan fisik sehingga akhirnya tiga gereja diserang dan di bakar. Jamaah ahmadiyah yang percaya dan berjalan diatas ajaran sejati islam dan menyebarkan kedamaian, cinta, toleransi dan saling menghormati diantara sesama manusia - dengan tegas menolak dan mengutuk kekerasan terhadap komunitas Kristen di Malaysia. pandangan bahwa Allah atau istilah keagamaan lainnya hanya berhak digunakan oleh umat islam adalah hal yang tidak masuk akal. |
|
Last Updated on Friday, 05 February 2010 11:03 |
|
|
Ahmadiyah Kampanyekan Islam Damai di Inggris |
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 24 January 2010 22:08 |
|
Salah komunitas damai Muslim tertua di di Britania menyuarakan kampanye nasional untuk menegaskan kembali prinsip-prinsip sejati perdamaian islam dan usaha mengcounter ekstrimis yang telah membajak keimanan untuk tujuan-tujuan politik.
Rt Hon John Denham MP, Sekretaris Negara untuk Masyarakat dan Pemerintah Daerah, telah menyatakan dukungan untuk kampanye ini. Dan Menteri Shahid Malik, memuji umat islam ahmadiyah karena telah "mempromosikan pemahaman dan eksplorasi yang lebih luas tentang islam dalam masyarakat Inggris."
 Kampanye akan diluncurkan dengan pesan kesetiaan, kebebasan dan perdamaian pada 100 bus di Central London pada senin 18 januari diikuti oleh liputan berbagai media surat kabar di Inggris. Ahmadi muslim akan menyeru secara pribadi hampir tiga juta penduduk dan menyajikan selebaran yang menyoroti komitmen nilai-nilai keislaman seperti kesetiaan, kebebasan, kesetaraan, menghormati dan perdamaian.
|
|
Last Updated on Sunday, 24 January 2010 22:40 |
|
Friday, 11 December 2009 09:45 |
|
Keyword: toleransi islam, toleransi menurut islam, artikel tentang toleransi, sikap toleransi dalam islam, kaidah toleransi, Rasulullah dan toleransi, toleransi dalam hal agama.  Doktrin modern sering mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan manusia adalah sesuai dengan kehendak Tuhan dan tidak bertentangan dengan prinsip kesatuan eksistensial, karena masyarakat yang berbeda-beda itu, disebabkan oleh kebutuhan yang wajar untuk saling bersandar, menemukan diri mereka dalam suatu kesatuan yang homogen pada tingkat universal. islam secara kolektif dan seorang mukmin secara pribadi – harus bertindak semacam itu, tiak hanya bersikap toleran tetapi juga bersikap hormat terhadap bermacam-macam bangsa, seperti yang tertera dalam Alquran “Katakanlah: Hai orang-orang yang tidak percaya…bagi kamu agama kamu, bagiku agamaku.” Hanya Tuhan yang akan menghukum kekufuran. |
|
Last Updated on Monday, 08 February 2010 12:11 |
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 06 December 2009 21:41 |
|
1-islam.net - Kebanyakan dari umat Kristiani karena tidak memahami realitas Maghfirah, biasanya membayangkan seseorang yang sedang mencari Maghfirah sebagai orang yang fasik dan berdosa. Jika direnungi secara mendalam pengertian daripada Maghfirah akan jelas bahwa justru seseorang yang tidak mencari Maghfirah dari Allah yang Maha Kuasa adalah seorang yang fasik dan kotor. Karena setiap kesucian yang murni merupakan anugerah daripada-Nya dan hanya Dia saja yang bisa membentengi seseorang dari badai nafsunya maka sewajarnyalah bagi para hamba-Nya yang muttaqi untuk selalu mencari Maghfirah dari sang Maha Penjaga dan Maha Pelindung.
|
|
Last Updated on Wednesday, 30 December 2009 17:34 |
|
Mengikuti Jejak Nabi Ibrahim dan Siti Hajar |
|
Thursday, 26 November 2009 17:25 |
|
Kisah Keluarga Nabi Ibrahim(a.s.) Idul Adha adalah memperingati peristiwa [atas] kecintaan sejati kepada Tuhan yang diperlihatkan oleh Nabi Ibrahim (a.s.) lebih kurang 4000 tahun yang lalu. Sejak itu, hasil dari peristiwa tersebut dunia tengah menyaksikan hingga hari ini. Seorang anak laki-laki dilahirkan di Negeri Urr, lebih kurang 4000 tahun yang silam di sebuah rumah seorang pembuat berhala. Dan ia tumbuh dewasa di suatu keluarga yang siang malam cenderung dalam perkumpulan menyekutukan Tuhan dan menyembah berhala-berhala. Namun anak ini terlahir dengan hati yang diterangi nur Ilahi dan memandang jijik terhadap berhala-berhala semenjak masa kanak-kanaknya.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
|
Page 1 of 6 |